Bahayanya Beli Rumah Sembarangan

Membeli rumah sembarangan? Mungkin terdengar klise tapi perlu diketahui bahwa di luar ada banyak orang yang sudah melakukannya. Pada umumnya, mereka terlalu tergiur dengan harga rumah yang jauh lebih murah dibandingkan dengan rumah lainnya. Hal ini membuat mereka lupa untuk mengecek faktor keamanan, kebersihan, dan kenyamanan dari rumah itu sendiri. Alhasil, mereka akhirnya menyesal dengan keputusan mereka.

danger

Apakah Anda berencana untuk membeli sebuah rumah baru dalam waktu dekat? Jika iya, pastikan untuk tidak membeli rumah sembarangan karena harga rumah yang murah kecuali Anda ingin mendapatkan permasalahan berikut:

Merasa tidak betah untuk tinggal lama

Apa yang akan Anda rasakan jika ternyata rumah baru yang sudah dibeli ternyata pasokan airnya sedikit, listriknya sudah rusak, dan banyak cerita horor di dalamnya? Bikin tidak betah, bukan? Yup, sebagian besar rumah yang dijual dengan harga murah memiliki alasan tersendiri mengapa rumah tersebut dijual dengan harga murah. Pada umumnya, si pemilik rumah sebelumnya merasa tidak betah tinggal di sana baik karena alasan lokasi, keamanan, atau suasana maupun alasan yang tidak diterima akan sehat. Nah, jika Anda tinggal di sana, hari-hari Anda yang cerah dan penuh bahagia sebelumnya akan sirna karena Anda akan merasa tidak nyaman selama tinggal di rumah baru Anda.

Mengalami kerugian besar

Kerugian besar di sini bisa dilihat dari segi material dan psikologis. Dari segi material, itu artinya bahwa Anda masih harus mengeluarkan banyak dana untuk memperbaiki semua hal yang ada di rumah tersebut. Misalnya, jika ternyata rangka atapnya sudah retak, Anda harus memanggil tukang dan menghabiskan dana jutaan rupiah untuk memperbaiki atau apabila banyak pipa yang bocor, tentu saja Anda juga harus mengeluarkan banyak uang untuk memperbaikinya. Dari segi psikologis, rugi yang diderita lebih kepada perasaan. Ya, perasaan tidak nyaman dan tidak betah akan terus menghantui hari-hari Anda sehingga Anda tidak fokus dalam mengerjakan rutinitas harian Anda seperti sedia kala.

Ingat bahwa psikologis yang buruk dapat mempengaruhi tindakan Anda. Anda yang tadinya ceria dan penuh semangat, bisa saja berubah menjadi individu yang mudah marah dan tidak sabaran. Hal ini pada akhirnya akan menyeret Anda pada konflik baik pada keluarga, rekan kerja, pasangan, atau teman dekat.

Membuat rumah tangga berantakan

Bagi Anda yang sudah berumah tangga, memiliki rumah sendiri merupakan sebuah impian karena Anda dan orang tercinta dapat memulai hidup baru dengan bahagia. Namun, impian ini akan hancur berantakan apabila rumah yang sudah dibeli tidak sesuai harapan. Hal ini akan menyulut keributan di dalam rumah tangga Anda dan berunjung pada hancurnya rumah tangga Anda. Pada umumnya, pasangan Anda akan menyalahkan Anda atas keputusan yang Anda ambil dan sebaliknya Anda akan menyalahkan pasangan karena tidak berperan dalam mengambil keputusan. Ini bisa jadi masalah besar apabila hari-hari di rumah Anda selalu diwarnai dengan keributan kecil dan besar. Lama-kelamaan, pasangan Anda akan pulang ke rumah orang tuanya dan akhirnya Anda akan bercerai dengan dia. Hal ini mungkin terdengar seperti didramatisir tapi sadari bahwa hal ini sudah kerap terjadi sekitar Anda.

Oleh sebab itu, untuk menghindari semua permasalahan ini, ada baiknya untuk tidak membeli rumah sembarangan. Pertimbangkan faktor keamanan, kenyamanan dan kebersihan dari rumah yang ingin dibeli. Keluar uang lebih banyak itu jauh lebih baik selama rumah baru dapat mendatangkan kebahagian dalam hidup Anda.